Minggu, 29 Mei 2016

Ciri ciri Gejala Penyakit Epilepsi dan Cara Mengobatinya

Penyakit epilepsi ialah suatu gangguan yang terjadi pada sistem syaraf otak, yang mana disebabkan oleh aktifitas sel neuron yang melebihi normal. Sehingga, dapat menimbulkan berbagai resiko atas tubuh manusia itu sendiri seperti kesemutan, kejang-kejang dan yang lain. Penyakit ini pun dikenal sebagai penyakit ayan yang bukan disebabkan oleh bakteri ataupun virus yang berbahaya bagi tubuh. Secara pasti, penyakit tersebut dapat menyerang siapa saja tanpa harus menurunkan atau diturunkan melalui riwayat keluarga. Dalam artian, terdapat beberapa sebab khusus yang menjadikan penyakit ini menyerang seseorang tersebut.


Ciri ciri Penyakit Epilepsi
Ilustrasi


Ciri-ciri Penyakit Epilepsi


Bila dilihat lebih detailnya lagi, penyakit ayan ini pun bisa diketahui melalui beberapa gejala. Dimana gejala tersebut seperti kejang-kejang. Selain itu dilengkapi dengan beberapa sebabnya, seperti:
  • Adanya pengaruh genetik, karena ada pula yang terpaut atas keturunan berikutnya, namun tak terlalu berpengaruh.
  • Adanya penyakit medis tertentu.
  • Terdapat trauma pada kepala.
  • Adanya demensia.
  • Terjadi sebuah cedera sebelum melahirkan.

Selain itu, Penyakit epilepsi bisa dibagi atas beberapa macam, dimana masing-masing tersebut menjadikan penyakit ini jauh lebih spesifik atas gejalanya hingga cara mengatasinya. Beberapa jenis itu ialah epilepsi umum yang bisa dibedakan menjadi tiga, yaitu epilepsi petit mal, epilepsi grand mal, epilepsi myoklonik juvenil. Dan epilepsi parsial atau sebagian yang berupa epilepsi parsial sederhana dan epilepsi parsial kompleks.

Teruntuk lebih detailnya, berikut ini ialah beberapa karakteristik dari epilepsi umum, yaitu:
  • Epilepsi petit mal
  • Suatu epilepsi yang disebabkan atas adanya gangguan kesadaran yang mana terjadinya secara mendadak. Dimana seseorang tersebut secara tidak sadar bengong dan kembali ke semula.
  • Epilepsi grand mal
  • Serangan epilepsi yang terjadi secara mendadak menjadikan seseorang itu kehilangan kesadaran dan kejang-kejang serta bisa mengeluarkan buih busa dari mulutnya.
  • Epilepsi myoklonik juvenil
  • Epilepsi yang terjadi akibat adanya kontraksi secara singkat dan jatuh dengan mendadak.

Selanjutnya ialah epilepsi persial atau epilepsi sebagian, diantaranya:
  • Epilepsi parsial sederhana
  • Yaitu epilepsi yang tidak ada kejang-kejang namun hanya terjadi dalam hitungan menit saja.
  • Epilepsi parsial kompleks
  • Suatu epilepsi yang diikuti gangguan atas kesadaran secara sebagian, tetapi juga ditambah adanya halusinasi yang relative.

Cara Mengobati Penyakit Epilepsi


Dari beberapa jenis penyakit epilepsi tersebut, Anda pun bisa memberikan pertolongan kepada mereka yang memiliki penyakit tersebut. Dimana bentuk pertolongan tersebut seperti:
  • Memberikan keamanan dari penderita, terlebih dari benda-benda yang berbahaya lainnya.
  • Rebahkan penderita dengan keadaan kepala yang miring, sehingga memudahkan penderita untuk bernafas.
  • Memberikan kelonggaran atas pakaian yang dikenakannya, agar jalur pernafasan tidak terasa sempit.
  • Hindari pemberian apapun kepada penderita selama dimasa penyakit tersebut sedang menyerang
  • Membiarkan sang penderita untuk istirahat sebentar karena setelah penyakit itu kambuh penderita akan mengalami beberapa kelelahan

Dari penjelasan di atas, dapat dikatakan bahwa penyakit epilepsi mempunyai resiko yang tak sama. Sehingga, atas jenisnya yang berbeda mempunyai kriteria yang berlainan pula. Dalam hal ini Anda bisa memberikan perawatan secara intensif kepada penderita tersebut. Bukan untuk menjauhinya, karena mereka pun sama seperti kita semua yang bisa hidup dengan normal. Hanya saja mereka akan terserang oleh penyakit ini di saat tertentu saja. Dalam artian tak ada yang menjadikan penyakit ini dapat menular karena penyakit ini bukan dibawa oleh virus ataupun bakteri. Dengan begitu, dari beberapa ulasan tersebut, dapat dipastikan bahwa siapapun yang memiliki penyakit ini, setidaknya mereka bisa memberikan kepada kerabat di sekitarnya agar tidak merasakan takut saat berada didekatnya.

Demikianlah informasi mengenai ciri ciri epilepsi dan cara mengobati epilepsi, Anda juga bisa membaca artikel terkait tentang Ciri ciri Penyakit Herpes dan Ciri ciri Penyakit Lupus, semoga informasi ini berguna dan menambah pengetahuan Anda.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Ciri ciri Gejala Penyakit Epilepsi dan Cara Mengobatinya